Senin, 31 Maret 2014

RADIUS OSIPITAL



Mentari minggu pagi di akhir bulan Maret tahun ini terlihat melebarkan sayap hangatnya, cahayanya  menerpa kulit dengan lembut. Cuaca pagi ini begitu cerah dan cocok untuk agenda Radius bersama Osipital. Kali ini kita tidak membahas radius sahabatyna ulna, tetapi Radius dalam arti ‘Rafting Di Sungai Serayu’. Rafting ini merupakan salah satu program kerja UKM Osipital dari Fakultas Kedokteran Unsoed, jadi kegiatan arung jeram dilaksanakan sekali dalam setahun.
Ini merupakan pengalaman pertama arung jeram buat saya, dan saya melakukannya bersama kakak Osi dan beberapa peserta yang berasal dari luar Universitas Unsoed. Sesuai susunan acara yang telah dibuat, seharusnya pagi ini kami berkumpul di kampus kedokteran pukul 5.30 dan berangkat pukul 06.00. Namun, karena menemui sedikit kendala, keberangkatan diundur menjadi pukul 07.00. Kami berangkat menuju base camp Banyu Woong yang terletak di Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara. Perjalanan ditempuh selama dua jam dengan menggunakan dua mini bus dan satu truk TNI.
Saat tiba di base camp rafting Banyu Woong kita langsung diminta mengganti pakaian medan yang dibawa masing-masing peserta. Selanjutnya kita akan mendapatkan perlengkapan yang wajib dibawa dan digunakan. Nah, perlengkapan itu berupa helm, jaket pelampung dan dayung yang sudah disediakan oleh pihak pengelola rafting Banyu Woong. Satu lagi yang menurut saya juga harus kita pakai bila tidak ingin kulit terbakar matahari selama menjalani rafting yang lumayan lama yaitu lotion sunblock.
Setelah semua peserta siap melakukan persiapan, kami berangkat menuju start awal. Dari basecamp menuju ke sungai yang menjadi start awal arung jeram lumayan jauh, bila ditempuh menggunakan kendaraan sekitar 15 menit. Sebelum memulai arung jeram, kita diberi penjelasan singkat tentang pengetahuan dasar arung jeram, seperti cara memegang dayung yang benar, istilah dayung maju, dayung mundur dan yang paling penting istilah “boom” yaitu yang harus kita lalukan saat melewati jeram yang deras.
Satu perahu untuk rafting diisi oleh enam orang. Karena peserta kali ini berjumlah 50 orang, maka kelompok raftingnya dibagi menjadi delapan perahu serta satu perahu tim rescue. Satu perahu  peserta rafting  akan ditemani dan dipandu oleh  satu guide.
Sungai yang dipakai untuk rafting ini cukup deras arusnya, namun tidak menjadi kendala bagi para peserta  yang begitu senang mengikuti kegiatan ini. Sepanjang perjalanan kita akan melalui daerah persawahan dan perkebunan penduduk dan pemukiman penduduk desa. Jadi jangan heran bila ada beberapa warga desa yang sedang sibuk beraktivitas seperti memancing di tepi sungai saat kita rafting.
Keceriaan terlihat sangat jelas dari wajah para peserta rafting. Mereka tidak terlihat takut ketika melewati arus-arus yang deras, justru terlihat sangat menikmati. Banyak saja tingkah aneh dari para peserta dan tidak sedikit pula yang iseng mendorong temannya agar jatuh ke sungai dengan arus tenang. Jadilah mereka menikmati coffeemix sungai serayu. Wah wah wah, saling dorong dan saling siram adalah kegiatan yang terlihat selama perjalanan menyusuri sungai serayu.
Tak terasa perjalanan sepanjang 16 km kita tempuh selama kurang lebih dua jam dan akhirnya kita sampai di finish, walaupun badan rasanya cukup lelah tapi semuanya terbayar dengan kepuasan selama 2 jam. Bersenang-senang dengan kegiatan yang sedikit memacu adrenalin dan menantang alam dengan teman-teman  dan yang lebih penting lagi bisa refreshing dari kegiatan kampus yang lumayan padat dan menguras pikiran yang terkadang bikin stress.
Setelah kembali tiba di base camp pukul 12.00, peserta langsung mandi dan solat duhur. Setelah itu, kami menyantap makan siang di pendopo Banyu Woong yang telah dihidangkan oleh pihak pengelola. Acarapun ditutup dengan memberikan kesan dan pesan dari para peserta.
Kegiatan rafting ini mungkin bisa dijadikan alternatif kegiatan outbound karena selain bisa mengenal alam sekitar, olah raga air ini juga bisa menjadi ajang kekompakan antar teman sekaligus refreshing buat kita yang sehari-hari berkutat dengan rutinitas di kampus maupun kantor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar