Mah, aku sesak
Menghirup tetapi tidak bernapas
Sesak
Di dada mah, bukan
Tapi tepat di tengah dada ku mah
Sakit
Menjalar hingga ke seluruhnya
Tapi terkadang sulit mah
Sulit untuk aku ucapkan seberapa sesak itu
Seberapa sering sesak itu
Betapa mengganggunya sesak itu mah
Sulit
Karena bila sesak itu keluar dari tubuhku
Entahlah, mungkin kamu, mah
Yang menggantikan rasa sesakku
Kamis, 02 Juni 2016
Sesak
Senin, 04 April 2016
Mengaduh sendiri
Ini semua tentang kamu
Sampai saat ini pun masih kamu
Kamu di mataku
Kamu dalam hatiku
Kamu di ingatanku
Kamu dalam kenanganku
Kamu tidak hanya berlalu bagai detik jam yang berputar lalu tidak terulang pada detik yang serupa
Kamu lebih dari sekedar teori paling rumit yang bisa aku contek jawabannya
Kamu selalu dan selalu berjalan di sampingku, di depan- belakang- bahkan saat kamu tidak disana
Kamu tau,
Aku di depan kamu, diam
Tapi ada sejuta keluhan yang ingin aku sampaikan
Sejuta pengaduan tentang aku, terhadapmu
Sekali lagi, itu tidak terjadi
Terhalang oleh bangunan besar yang tidak terlihat
Karena tidak ada kita diantara aku dan kamu ~
Minggu, 06 Maret 2016
Langganan:
Postingan (Atom)